Setiap penawaran yang kami kirim mencantumkan syarat perdagangan, FOB Semarang atau CIF, dan pembeli baru terkadang menganggap pilihan ini hanya formalitas. Padahal tidak. Ini menentukan siapa yang memesan pengiriman, siapa yang mengasuransikan kargo, dan di titik mana vanili berhenti menjadi risiko kami dan menjadi risiko Anda.
FOB Semarang
Dengan FOB (Free On Board) Semarang, tanggung jawab kami berakhir begitu kargo dimuat ke kapal di pelabuhan Semarang. Sejak titik itu, Anda atau forwarder Anda yang mengatur dan membayar biaya pengiriman laut serta asuransi hingga tujuan Anda. FOB memberi Anda kendali atas pemilihan pengangkut dan jadwal pengiriman, yang penting jika Anda sudah punya hubungan forwarding dengan tarif negosiasi.
CIF
Dengan CIF (Cost, Insurance and Freight), kami yang mengatur dan membayar biaya pengiriman serta asuransi hingga pelabuhan tujuan yang Anda tentukan, sehingga harga yang Anda lihat sudah mencakup ongkos kirim. Risiko tetap berpindah ke Anda begitu kargo dimuat di Semarang, asuransi hanya melindungi kargo dalam perjalanan di bawah pengaturan kami, bukan mengubah titik perpindahan risiko. CIF adalah opsi lebih sederhana jika Anda belum punya hubungan forwarder sendiri.
Yang tetap sama di kedua opsi
- Inspeksi kualitas akhir, kadar air, aroma, kondisi biji, tetap dilakukan sebelum pengiriman pada kedua syarat.
- Dokumen ekspor tetap kami siapkan pada kedua opsi.
- Titik perpindahan risiko, saat dimuat di Semarang, sama persis. CIF hanya mengubah siapa yang memesan dan membayar pengiriman serta asuransi, bukan siapa yang menanggung risiko setelah dimuat.
Jika Anda sudah rutin mengimpor komoditas lain dan punya tarif forwarding yang Anda percaya, minta FOB. Jika ini pengiriman vanili pertama Anda dan Anda ingin satu angka mencakup total biaya sampai ke pelabuhan Anda, minta CIF. Konfirmasikan Incoterm Anda sebelum meminta penawaran, karena ini mengubah angka yang Anda bandingkan dengan pemasok lain.


